Jose Mourinho adalah salah satu manajer paling sukses dalam sejarah sepak bola. Sudah berbagai macam gelar bergengsi berhasil diraihnya.

Sebagai manajer yang sukses, pria asal Portugal juga pernah melatih beberapa pemain depan paling berbakat di dunia. Mereka bahkan bisa menemukan kesuksesan di bawah Mourinho.

Pemain Yang Banyak Mencetak Gol Di Bawah Kepelatihan Jose Mourinho

Meskipun begitu, Paul Merson rupanya cukup khawatir dengan masa depan bomber Tottenham Harry Kane bersama Mourinho. Mantan pemain Arsenal itu mengklaim bahwa sang striker tidak cocok untuk Mourinho.

Merson memprediksi kalau Kane tidak bisa mencetak 25-30 gol per musimnya. Hal itu mungkin bisa memicu sang pemain untuk meninggalkan Spurs.

Tetapi dalam hal ini, prediksi Merson mungkin sedikit tidak tepat. Sebab, ada banyak striker yang sudah mencetak banyak gol di bawah Mourinho.

Berikut ini lima pemain yang mencetak banyak gol di bawah Jose Mourinho seperti dilansir Ronaldo.com.

Gonzalo Higuain 58 gol

Striker Argentina ini memainkan peran penting dalam kesuksesan Real Madrid meraih gelar liga pada 2011/12 untuk mengakhiri dominasi Barcelona. Dia mencetak 22 gol musim itu dan bahkan mengalahkan Karim Benzema.

Higuain juga tampil mengesankan di bawah Jose Mourinho dengan mencetak gol pembuka dalam kemenangan 2-1 atas Barcelona pada Agustus 2012 sehingga Real Madrid berhasil merebut Piala Super Spanyol.

Meskipun pengaruhnya di lapangan cukup besar, Higuain tidak selalu menjadi starter di Santiago Bernabeu. Karena itu, dia hengkang ke Napoli pada musim panas 2013.

Frank Lampard 70 gol

Lampard menikmati periode yang paling sukses dalam kariernya di bawah Jose Mourinho, memenangkan gelar Premier League berturut-turut dan mencetak 70 gol. Dia bahkan menyumbang 61 assist.

“Dia membuat saya percaya saya bisa naik ke level berikutnya,” kata Lampard kepada Irish Independent.

“Man Manajemen-nya tidak ada duanya, dan itulah sebabnya saya selalu mengatakan Jose Mourinho adalah manajer terbaik yang pernah bekerja dengan saya.”

Pasangan ini saling menghormati sehingga membuahkan hasil yang signifikan. Mourinho membantu Lampard mencapai potensi sejatinya, sementara sang gelandang membalas budi dengan gol dan gelar.

Didier Drogba 73 gol

Striker Pantai Gading itu bermain di bawah asuhan Jose Mourinho di Chelsea dalam dua periode terpisah. Dia berubah menjadi pemain elit di bawah Mourinho sehingga berbuah 73 gol dan tiga gelar Premier League.

Drogba punya hubungan istimewa dengan Mourinho dan banyak memberi pujian kepada sang manajer karena telah mengubah hidupnya.

“Kami memanggilnya ayah,” katanya kepada The Guardian pada 2013.

“Saya tidak tahu tentang kita semua, tetapi dia melakukan banyak hal untuk saya pada saat itu ketika saya mendapat banyak kritik. Dia mendukung saya dan membantu saya. Dia memboyong saya ke Chelsea dan melakukan segalanya.”

Karim Benzema 78 gol

Benzema menunjukkan bakat semaksimal mungkin selama tiga tahun bersama Jose Mourinho di Real Madrid. Torehan 78 gol dan 49 assist hanya dalam 164 pertandingan sangat mengesankan.

Tapi hubungan mereka tidak selalu lancar.

Benzema pernah berselisih dengan Mourinho dan dibandingkan dengan kucing dalam konferensi pers pada tahun 2011. Ini adalah titik balik dalam hubungan mereka, yang menyebabkan konfrontasi selama satu jam.

“Saya seorang pemain sepak bola, Anda adalah manajer saya, saya menghormati Anda, menghormati saya sebagai pemain,” kata Benzema kepada Mourinho.

Meskipun ada masalah, Benzema masih bisa tampil produktif dan memenangkan trofi di bawah The Special One.

Cristiano Ronaldo 168 gol

Penunjukan Jose Mourinho sebagai pelatih Real Madrid pada 2010 tentu saja memacu denyut nadi. Semua orang tertarik melihat apakah kombinasi Mou-CR7 bisa menjatuhkan Lionel Messi dan Pep Guardiola di La Liga.

Dan meski Cristiano Ronaldo tidak menyukai taktik ultra-defensif Mourinho, ia masih bisa mencetak 168 gol dalam 164 pertandingan.

Ronaldo dan Mourinho berhasil memenangkan La Liga, Copa del Rey dan Piala Super Spanyol bersama-sama.

Namun, keributan di antara mereka kadang-kadang terjadi. Emmanuel Adebayor pernah menceritakan bagaimana Mourinho ‘membunuh’ Ronaldo setelah mencetak hat-trick.